Sajak Coban

@mizbach_munir di Coban Sewu, Malang
Selalu merajuk seperti air
Mengalir lembut menimpa angin yang semilir
Beberapa debitnya mendebat tiap hal padat sampai melunak cair
Seperti awal, melunak sampai halus hingga menjadi akhir

Seperti kubangan kehidupan
Saat kematian sejangkah lagi dengan angan
Dan awan beriak menggiring ke Kayangan
Pada halnya, mereka mengumpat di sendi seorang yang sendirian
Dengan lamunan yang tajam, sendi itu melompat menjadi “Kemesraan”

Malang, 29 Maret 2015.

Misbahul Munir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir. Perlu penegasan, bahwa apapun yang tertulis di sini adalah pengolahan kata dan pengembangan pemikiran dari saya pribadi.

Jangan lupa sandalnya dibawa.