Ketakutan Siswa Menghadapi Ujian

Ujian Nasional seringkali menjadi berita hangat disetiap tahunnya. Bagaimana tidak, banyak pihak yang selalu memperdebatkan masalah ini hingga menjadikan masalah ini selalu popular di tiap tahunnya. Bukan hanya dari segi metode pelaksanaanya, namun kontroversi-kontroversi yang ikut serta dalam ujian nasional.

Tidak sedikit yang menjadikan ujian nasional sebagai tempat untuk mengais rejeki, banyak orang yang memanfaatkan kesempatan ini untuk dijadikan sebagai pekerjaan musiman, yaitu dengan cara menjual kunci jawaban palsu yang beredar di pasaran dengan bebasnya. Hal ini tentunya menarik minat beberapa siswa yang mau menghadapi ujian, dan membuat siswa malas untuk belajar. Padahal ujian nasional bukanlah soal main-main, melainkan sebagai ajang kelulusan dan nasib pendidikan mereka selanjutnya. Namun dengan minimnya semangat dan motivasi yang mereka miliki, sehingga mereka tergiur untuk membeli kunci jawaban yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya dan mengabaikan pentingnya ujian nasional tersebut. Padahal jika mereka ingin berusaha dan berdo’a, mungkin ada jalan yang terang untuk mereka lewati, sehingga mengutamakan kejujuran dan lulus dengan nilai yang bisa dibanggakan.

Ujian nasional terkadang membuat para siswa dan siswi mendadak religious, mereka berbondong-bondong mengadakan do’a bersama dan tasyakuran besar-besaran dengan harapan diberikan kemudahan dalam menghadapi ujian nasional. Dari segi agama, berdoa sangat penting dilakukan, karena dipercaya dengan adanya doa, tuhan akan meringankan beban dan memudahkan urusan setiap orang yang mau berdoa tersebut. Namun, banyak para siswa yang beranggapan negative dalam hal berdoa, para siswa terkadang lebih mementingkan berdoa daripada harus belajar sampai larut malam. Mereka menganggap bahwa akan datang pertolongan dari tuhan untuk mengerjakan soal-soal ujian dengan sendirinya, namun jika kita piker lebih jauh, hal ini sangatlah tidak mungkin, karena tuhan tidak akan mengubah nasib seseorang jika mereka tidak mempunyai usaha lainnya selain berdoa. Maka bisa ditarik kesimpulan bahwa, jika hanya dengan berdoa tidak mungkin akan menyelesaikan seluruh masalah jika tidak dibarengi dengan usaha kita yang sungguh-sungguh, hal ini seperti masalah ujian nasional tersebut.

Untuk itu, dua hal tersebut sangat penting. Bukan hanya di saat ujian nasional saja, namun dalam kehidupan kita, dua hal tersebutlah yang menjadi usaha kita untuk mendapatkan nikmat dan kesuksesan di nantinya. Bekerja keras dan berdoa kepada tuhan, supaya dijadikan menusia yang tangguh dan mampu menjalani ujian-ujian dari-Nya. Dan akhirnya kita berhasil lulus dalam bidang ujian, dan sukses dalam kehidupan kita.

Misbahul Munir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir. Perlu penegasan, bahwa apapun yang tertulis di sini adalah pengolahan kata dan pengembangan pemikiran dari saya pribadi.

Jangan lupa sandalnya dibawa.